Home

Rumah Panel Bandung Bondowoso Indonesia
Rumah Panel Bandung Bondowoso Indonesia
Rumah Panel Bandung Bondowoso Indonesia
Rumah Panel Bandung Bondowoso Indonesia
Rumah Panel Bandung Bondowoso Indonesia
Rumah Panel Bandung Bondowoso Indonesia
Rumah Panel Bandung Bondowoso Indonesia
Rumah Panel Bandung Bondowoso Indonesia
Rumah Panel Bandung Bondowoso Indonesia
Rumah Panel Bandung Bondowoso Indonesia
Rumah Panel Bandung Bondowoso Indonesia
Rumah Panel Bandung Bondowoso Indonesia
Rumah Panel Bandung Bondowoso Indonesia
Rumah Panel Bandung Bondowoso Indonesia
Rumah Panel Bandung Bondowoso Indonesia
Rumah Panel Bandung Bondowoso Indonesia
Rumah Panel Bandung Bondowoso Indonesia
Rumah Panel Bandung Bondowoso Indonesia
Rumah Panel Bandung Bondowoso Indonesia
Rumah Panel Bandung Bondowoso Indonesia
Rumah Panel Bandung Bondowoso Indonesia
Rumah Panel Bandung Bondowoso Indonesia
PlayPause
previous arrow
next arrow

 

Alkisah, terjadi peperangan antara Bandung Bondowoso dari Kerajaan Pengging melawan Raja Boko dimana akhirnya Bandung Bondowoso berhasil menaklukkan Kerajaan Boko dan membunuh Raja Boko. Saat memasuki Kerajaan Boko, Bandung Bondowoso bertemu puteri Raja Boko, yakni Roro Jonggrang yang cantik jelita. Bandung Bondowoso jatuh hati pada pandangan pertama sehingga berniat mempersunting Roro Jonggrang. Roro Jonggrang pastinya dong ga mau menikah dengan pembunuh ayahnya. 

Iapun merancang tipu daya untuk menggagalkan rencana Bandung Bondowoso. Awalnya Roro Jonggrang meminta Bandung Bondowoso membuat sumur yang sangat dalam. Tetapi rencana ini gagal total karena ketika sumur yang sedang digali oleh Bandung Bondowoso ditimbun rapat-rapat dengan batu, Bandung Bondowoso masih dapat keluar dengan selamat dari sumur tersebut. Tak mau menyerah begitu saja, Bandung Bondowoso yang masih naksir Roro Jonggrang menyanggupi permintaan Roro Jonggrang berikutnya, yakni membangun 1.000 candi dalam waktu satu malam saja. Jika berhasil, maka Roro Jonggrang bersedia menjadi istrinya.

Kita sudah sering mendengar akhir dari kisah ini, Bandung Bondowoso yang dibantu tenaga para jin dikalahkan begitu saja oleh suara ayam jago yang berkokok. Roro Jonggrang  memerintahkan rakyat membakar kayu sebanyak mungkin dan memerintahkan para perempuan gadis desa untuk menumbuk lesungnya untuk menciptakan kesan hari sudah pagi. Para ayam mengira hari sudah pagi, padahal waktu masih tengah malam. Akibatnya Bandung Bondowoso yang saat itu sudah berhasil membangun 999 candi merasa sangat marah, akhirnya ia mengutuk Roro Jonggrang menjadi arca sebagai pengganti candi yang ke-1000.

Kisah ini selama ratusan tahun menjadi misteri, termasuk di dunia kontruksi.. Bagaimana mungkin membuat 1000 bangunan dalam waktu semalam?? Hal yang mustahil..

Tetapi era sudah berganti. Teknologi berkembang begitu pesat. Hal yang semula menjadi cerita legenda, hari ini menjadi hal yang sangat logis untuk dilakukan dan bahkan sudah banyak dilakukan. Teknologi Bandung Bondowoso kini terkuak, teknologi membangun 1000 bangunan dalam waktu semalam menjadi sangat bisa dilakukan dengan teknologi yang bernama PRECAST atau dalam istilah bahasa Indonesia disebut PRACETAK, atau  teknologi Prefabrikasi dimana metode konstruksi yang dilakukan dengan membuat komponen-komponen bangunan di luar lokasi proyek dan kemudian dibawa ke lokasi.

Pada saat wabah COVID-19 menerjang seluruh dunia pada 2020 lalu, media internasional juga dihebohkan dengan berita pemerintah China yang membangun rumah sakit dengan kapasitas ribuan tempat tidur dalam waktu super kilat. Rumah Sakit Corona Huoshenshan dengan 1.000 tempat tidur menempati lahan seluas 2,4 hektar. Sementara Rumah Sakit Corona Leishenshan menempati area 3 hektar dengan fasilitas 1.300 tempat tidur. Semua konstruksi di atas menggunakan teknologi prefabrikasi.

Kecepatan konstruksi yang luar biasa ini, memunculkan pertanyaan besar:  Apakah struktur yang dibangun dengan cepat itu, benar-benar aman secara konstruksi?

Jawabannya adalah : YA. Aman

Karena material dibuat di pabrik/workshop dengan perhitungan struktur yang teliti dan kendali maksimal, kemudian diangkut dengan truk dan ditempatkan di lokasi pembangunan sehingga semua beton pracetak atau blok modular terpasang sempurna.

Penggunaan material beton pracetak bukanlah hal baru. Pada awalnya material prefabrikasi telah banyak digunakan dalam skenario darurat di bagian lain dunia seperti relokasi bencana alam dsb. Namun dalam perkembangannya, teknologi ini berkembang pemanfaatannya menjadi hunian permanen dan belakangan semakin banyak perusahaatn startup di dunia yang mengembangkan sistem ini sebagai solusi hunian yang semakin lama semakin kompleks.

Di Indonesia, Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman (Puskim), Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat memperkenalkan teknologi RISHA (Rumah Instan Sederhana Sehat) dan juga RUSPIN (Rumah Unggul Sistem Panel Instan) yang penggunaannya sudah mulai menyebar di beberapa wilayah di Indonesia. 

Kini, teknologi ini hadir untuk menjawab solusi pembangunan rumah Anda. Berita baiknya, Anda tak perlu meminta bantuan jin seperti hanya Bandung Bondowoso jaman dulu, tetapi cukup hubungi kami dan tim kami (real human) akan membantu Anda sepenuh hati…

Bandung Bondowoso, solusi hunian cepat, tahan gempa, SEKETIKA!!